Beam Mobility Hadir di Kawasan Komersial dan Residensial Kota Jababeka

JABABEKA –  Beam Mobility, perusahaan mobilitas mikro terbesar di Asia Pasifik, meluncurkan layanan berbagi kendaraan listrik seperti skuter dan sepeda elektrik di kawasan komersial dan hunian Kota Jababeka, wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi. Hal itu dilakukan seiring telah terjalinnya kerja sama dengan Pengelola Kawasan Kota Jababeka, yakni PT Jababeka Tbk.

Head of Expansion Beam Mobility Indonesia Valentinus Ricky Sjofyan mengatakan Beam Mobility menghadirkan kendaraan listrik mikromobilitas sebagai sarana perjalanan singkat bagi penghuni Kota Jababeka.

Bacaan Lainnya

Kendaraan ramah lingkungan ini akan membantu udara Kota Jababeka menjadi lebih bersih, aman, menyenangkan dan minim polusi. Saat ini, Beam Mobility telah mengoperasikan layanan berbagi skuter dan sepeda elektrik di lebih dari 60 kota di Australia, Selandia Baru, Malaysia, Thailand, Korea, dan Turki.

Di Indonesia, Beam Mobility telah hadir di beberapa kota dan wilayah termasuk Bogor dan Bali. Lebih jauh, layanan Beam juga telah tersedia di beberapa kawasan hunian, seperti Graha Raya dan Bintaro Jaya.

Selain kota-kota besar di Indonesia, Beam juga menyasar ke beberapa pemukiman masyarakat, salah satunya Jababeka. Upaya ini dilakukan untuk memudahkan mobilitas pengguna tetapi juga fokus dalam mendukung program pemerintah Indonesia guna mengurangi emisi karbon mulai dari lokasi-lokasi yang paling terdekat dengan hunian masyarakat.

Pada 2019 Beam telah mendapatkan sertifikasi climate neutral sebagai perusahaan yang memberikan komitmennya untuk menghilangkan emisi karbon.

Beam juga menerapkan reduction action plan untuk mengurangi emisi dalam kegiatan operasinya sembari melanjutkan pengunaan armada listrik dari sumber terbarukan yang bersertifikat, serta mengkonversinya menjadi sumber energi bersertifikat untuk semua kegiatan operasionalnya.

“Kami berharap layanan ini dapat diterima baik oleh masyarakat sekitar,” katanya.

Adapun Beam menyediakan 1 jenis armada yang dihadirkan di kota/wilayah Jababeka, yaitu Beam Rover. Seluruh armada Beam Mobility memiliki batas kecepatan maksimal 25 kilometer per jam yang dilengkapi dengan fitur teknologi IoT (internet of things).

Dengan demikian, dapat dimonitor kondisi setiap kendaraan secara real time, melalui aktivasi geofencing, dan secara otomatis dapat mendeteksi jika terdapat permasalahan, seperti saat diperlukan penggantian baterai. Setiap armada juga dilengkapi dengan baterai cadangan.

Beam Mobility memastikan armadanya dapat diakses oleh publik, dimana setiap armada dilengkapi dengan petunjuk penggunaan dan keselamatan dalam berkendara. Agar masyarakat pengguna terbiasa dengan layanan mikromobilitasnya, Beam memiliki program keselamatan yang disebut Beam Safe Academy. Program tersebut merupakan sebuah kursus gratis yang dapat membantu pengguna mempelajari lebih lanjut tentang penggunaan kendaraan Beam secara tepat.

Valentinus menjamin Beam menghadirkan armada yang ramah lingkungan dan aman bagi para penggunanya agar dapat digunakan secara nyaman. Kami memiliki tim yang sudah terlatih secara khusus, Beam rapid response ranger yang akan membantu pengguna untuk mengoperasikan armada.

“Kami berharap dapa memperluas jangkauan kami dan menyediakan layanan kami di kota lain di Indonesia atau kawasan komersial dan perumahan. Sebagai program introduksi jasa layanan kami, khusus di kawasan Kota Jababeka akan ada potongan harga layanan sebesar 50 persen bagi para pengguna hingga tanggal 18 Mei,” ucapnya.

Pos terkait