Dipersekusi Kakak Senior, Mahasiswi Pakuan Bogor Laporkan Kasus Tersebut ke Polresta Bogor Kota

BOGOR – Peristiwa tak mengenakan dialami Mahasiswi Universitas Pakuan Bogor berinisial AR (18). Mahasiswi asal Kampung Raden Saleh, Bogor Selatan mengalami kekerasan fisik yang diduga dilakukan oleh seniornya saat menjalankan masa Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) di kampus swasta tersebut pada Jumat (01/09/2023).

AR menceritakan, peristiwa penganiayaan itu terjadi saat dirinya dipanggil oleh senior kelasnya. Dia mengaku disuruh duduk dan tanpa alasan langsung ditampar oleh mahasiswi senior di kampusnya.

Bacaan Lainnya

“Ya diperlakukan seperti itu, saya emosi dan bilang biasa aja dong. Ya mereka pelaku penamparan itu, kakak kelas, pakai baju bebas tetapi mereka bukan panitia Ospek,” ungkap AR.

Mahasiswi berambut panjang ini mengaku tidak mengenal para pelaku persekusi terhadap dirinya itu. Namun, AR mengenal para pelaku adalah kakak kelas ditempatnya kuliah.

Bahkan, dari para pelaku itu memintanya untuk memotong rambut dan menampar pipinya. Tak sampai disitu, pelaku lain juga menoyor kepala AR.

“Ya saya juga dipanggil kakak senior yang lain, lalu saya dijambak rambut saya, mereka juga berteriak-teriak di telinga saya, nampar lalu menoyor juga,” ungkapnya.

Tak puas sampai disitu, para pelaku penganiayaan juga melakukan tindakan yang diduga asusila. AR mengaku baju dalamnya sempat dicek oleh seniornya itu.

“Sempat ditanya, kamu pakai bra aja ya,” kata AR menirukan ucapan seniornya tersebut.

Bahkan dari mereka sambil duduk membelai rambutnya dan sontak AR langsung menghempaskan tangan pelaku.

Dengan perlakukan tak menyenangkan itu, wanita kelahiran Bogor pada 2004 itu telah melaporkan perbuatan tersebut ke Polresta Bogor Kota dengan laporan dugaan tidak pidana pengeroyokan UU No.1 Tahun 1964 sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 170 KUHP.

“Ya harapan saya agar mereka jera dan kejadian tersebut tak terulang lagi, kekerasan fisik dan verbal. Sebab kalau korban sampai sakit mental maka tidak akan mau kuliah lagi,” tegasnya.

Reporter : Indriyani

 

Pos terkait