Kades Karang Bahagia Diduga Gelapkan Uang Honor Ratusan Juta Pegawai Desa Serta RT RW

KABUPATEN BEKASI || Miris nasib yang di alami para RT, RW, penggali kubur, juga staf desa lainnya yang ada di wilayah Desa Karang Bahagia, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, pasalnya honor mereka sampai saat ini belum juga di bayarkan.

Uang honor tersebut diduga telah raib oleh ulah Kepala Desa, karena honor yang seharusnya sudah dibayarkan dari bulan mei juni hingga saat ini kepala Desa hanya mengumbar janji, dan membuat kesepakatan yang di buat bersama.

Namun nyatanya sampai saat ini honor para pegawai yang ada di desa karang bahagia belum juga di bayarkan, entah apa alasannya.

Diucapkan oleh salah satu pegawai desa yang minta di rahasiakan namanya, bahwa kepala desa tidak pernah ada di desa usai memberikan janji akan membayar honor.

“Pegawai desa RT RW serta jajaran lainnya yang bekerja di desa disuruh membuat nota tidak keberatan, bahwa kepala desa akan membayar honor dua bulan untuk bulan mei dan Juni pada tanggal 15 September 2023, Namun sampai hari ini kepala desa belum juga membayar honor kami jika di hitung sudah mencapai 5 bulan dan dua kali bikin pernyataan dan perjanjian tertulis oleh kepada desa dari bulan Agustus.” terangnya pada wartawan Kamis (21/09/2023).

Dia juga mengatakan, kepala desa seakan lari dari tanggung jawabnya, sehingga tidak memberanikan diri untuk datang ke desa.

“Bingung harus ngadu kemana lagi, sedangkan jika ada yang mengeluh keluar internal pemdes kepala desa angan mengancam akan memecatnya, apah mau di kata kebutuhan untuk setiap hari saja bingung di tambah kewajiban untuk melayani masyarakat kita harus tetap jalani.” Ujarnya.

Dirinya juga berharap ada pihak yang bisa menyelesaikan persoalan honor di Desa Karang Bahagia, sedangkan dari BPD terkesan hanya diam saja tidak ada ketegasan yang disampaikan kepada pihak pemerintah desa, karena untuk honor BPD sudah dibayarkan.

Adanya dugaan KKN yang dilakukan oleh kepala Desa Karang Bahagia, karena uang ratusan juta pegawai desa belum dicairkan sama sekali dari bulan mei hingga bulan September 2023 ini.

Sampai berita ini diterbitkan tidak ada pihak yang berkompeten yang bisa menjabarkan uang honor yang belum di bayarkan.

Sebelumnya telah diterbitkan pemberitaan, Miris uang ratusan juta untuk honor pegawai desa dan BPD, diduga telah diselewengkan oleh Kepala Desa Karang Bahagia, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi.

Honor yang sudah lama di nanti nanti oleh semua kalangan pegawai dari tingkat penggali kubur, RT, RW, serta staf pemerintah desa hanya sekedar janji belaka yang di tuangkan oleh sang Kades.

Menindaklanjuti pemberitaan sebelumnya, awak media mencoba lebih lanjut menggali informasi kepada pihak pemerintah kecamatan, Karnadi selaku Camat Karang Bahagia pun sempat gelengkan kepala atas apa yang di lakukan oleh Kepala Desa Karang Bahagia terkai honor yang seharusnya sudah diterima oleh yang berhak dari bulan Juni, namun sampai bulan Agustus tidak kunjung diberikan.

Karnadi mengatakan kepada awak media, bahwa kepala desa karang bahagia sulit untuk bisa hadir dikecematan, meskipun pihak kecamatan sudah melakukan panggilan melalui bersurat sudah beberapa kalih.

“Kita selalu membina kepala Desa yang ada di wilayah Kecamatan Karang Bahagia, namun untuk Desa Karang Bahagia memang di acara minggon pun tidak terlihat itu pun hak mereka selaku kepala desa yang jelas kami sudah melakukan pembinaan secara maksimal,” ujarnya kepada wartawan Rabu (02/08/2023).

Dirinya juga membenarkan, adanya surat yang dikirim oleh pihak BPD Karang Bahagia menanyakan tentang honor yang tak kunjung diberikan oleh kepala desa, namun apah daya sampai saat ini menurut Karnadi dirinya belum bisa bertemu langsung dengan kepala desa, hanya ada perwakilannya saja yang menghadap kepihak Kecamatan.

Menariknya pada hari itu juga rupanya Pihak Pemerintahan Kecamatan Karang Bahagia telah mengundang Kepala Desa serta BPD untuk menyelesaikan persoalan yang ada yaitu honor yang tak kunjung di cairkan.

Namun anehnya, dari hasil rapat yang di gelar pihak Kecamatan Karang Bahagia serta Pemerintah Desa Karang Bahagia, bukannya honor yang diberi namun Kepala Desa membuat berita acara yang tertuang didalamnya adalah, “Bahwa Honor BPD, Perangkat Desa, RT dan RW, dan penggali kubur akan di bayarkan paling lambat hari Sabtu tanggal lima Agustus tahun Dua Ribu Dua tiga.”

Berita acara itu di tandatangani oleh Kepala Desa diatas materai 10000 , kemudian forum BPD Karang Bahagia, serta Camat Karang Bahagia.

Usai menggelar rapat internal yang digelar di dalam ruangan Camat Karang Bahagia, saat di konfirmasi beberapa pihak tidak ada satupun yang mampu menuangkan penjelasan tentang kemana uang honor ratusan juta selama ini termasuk Kepala Desa Karang Bahagia di yang hadir diacara tersebut.

Tentunya hal yang telah dilakukan oleh Kepala Desa selaku pengguna anggaran diduga melakukan perbuatan penyalahgunaan keuangan desa, seperti penyalahgunaan Alokasi Dana Desa merupakan perbuatan yang dilarang dilakukan oleh perangkat desa.

Hal itu tentunya tertuang dalam aturan yang berlaku apabila dilakukan, maka yang bersangkutan dikenai sanksi administratif berupa teguran lisan dan/atau teguran tertulis. Dalam hal sanksi administratif tidak dilaksanakan, dilakukan tindakan pemberhentian sementara dan dapat dilanjutkan dengan pemberhentian.

Selain itu, perbuatan tersebut juga merupakan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (“ UU 31/1999”) sebagaimana diubah oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dimana ada ancaman pidana bagi orang yang menyalahgunakan wewenangnya yang berakibat dapat merugikan keuangan negara. (Red)

Pos terkait