Uang Honor Belum Dibayar, DPMD Kab. Bekasi Akan Kordinasi Dengan Inspektorat Tentang Desa Karang Bahagia

KABUPATEN BEKASI || Menindaklanjuti keterangan atas honor pegawai RT, RW, Penggali Kubur serta staf pemerintah Desa Karang Bahagia, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, jika di total sudah 5 bulan lamanya tidak kunjung cair, hal itu diduga kuat untuk uang honor tersebut telah disalahgunakan oleh kepala desa karang bahagia.

Dikonfirmasi oleh awak media Zein Al Fikri selaku Kabid Pemerintahan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, pada Jumat (22/09/2023) melalui pesan whatsApp nya mengatakan, akan melakukan klarifikasi pada kades yang bersangkutan.

” Terimakasih atas informasinya, kami akan melakukan klarifikasi pada kades karang bahagia.” Terangnya.

Dirinya juga menerangkan, Berdasarkan uu 6/2014 tentang desa, Kepala desa itu pemegang kuasa pengelolaan keuangan, walaupun dalam melaksanalan kewenangan tersebut kades dpt mendelegasikan kepada para perangkat daerahnya.

“Jadi terkait dengan perencanaan, pemanfaatan sampai dengan pelaporan menjadi tanggung jwb kades.”

Terkait hal tersebut, DPMD akan mengklarifikasi kepada kades yang bersangkutan dan berkoordinasi dgn inspektorat, agar hal ini segera terselesaikan. Ujarnya Kepala Bidang Pemdes Zein Al Fikri.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Miris nasib yang di alami para RT, RW, penggali kubur, juga staf desa lainnya yang ada di wilayah Desa Karang Bahagia, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, pasalnya honor mereka sampai saat ini belum juga di bayarkan.

Uang honor tersebut diduga telah raib oleh ulah Kepala Desa, karena honor yang seharusnya sudah dibayarkan dari bulan mei juni hingga saat ini kepala Desa hanya mengumbar janji, dan membuat kesepakatan yang di buat bersama.

Namun nyatanya sampai saat ini honor para pegawai yang ada di desa karang bahagia belum juga di bayarkan, entah apa alasannya.

Diucapkan oleh salah satu pegawai desa yang minta di rahasiakan namanya, bahwa kepala desa tidak pernah ada di desa usai memberikan janji akan membayar honor.

“Pegawai desa RT RW serta jajaran lainnya yang bekerja di desa disuruh membuat nota tidak keberatan, bahwa kepala desa akan membayar honor dua bulan untuk bulan mei dan Juni pada tanggal 15 September 2023, Namun sampai hari ini kepala desa belum juga membayar honor kami jika di hitung sudah mencapai 5 bulan dan dua kali bikin pernyataan dan perjanjian tertulis oleh kepada desa dari bulan Agustus.” terangnya pada wartawan Kamis (21/09/2023).

Dia juga mengatakan, kepala desa seakan lari dari tanggung jawabnya, sehingga tidak memberanikan diri untuk datang ke desa.

“Bingung harus ngadu kemana lagi, sedangkan jika ada yang mengeluh keluar internal pemdes kepala desa angan mengancam akan memecatnya, apah mau di kata kebutuhan untuk setiap hari saja bingung di tambah kewajiban untuk melayani masyarakat kita harus tetap jalani.” Ujarnya.

Dirinya juga berharap ada pihak yang bisa menyelesaikan persoalan honor di Desa Karang Bahagia, sedangkan dari BPD terkesan hanya diam saja tidak ada ketegasan yang disampaikan kepada pihak pemerintah desa, karena untuk honor BPD sudah dibayarkan.

Adanya dugaan KKN yang dilakukan oleh kepala Desa Karang Bahagia, karena uang ratusan juta pegawai desa belum dicairkan sama sekali dari bulan mei hingga bulan September 2023 ini.

Reporter : (Red)

Pos terkait