Program Ketahanan Desa Mampir, Ternak Bebek dan Budidaya Rumput Gajah 

KABUPATEN BOGOR – Desa Mampir, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor mengalokasikan 20 persen Anggaran Dana Desa (ADD) untuk program ketahanan pangan. Desa yang dikepalai oleh Asep Supini itu membangun ternak bebek peing dan penanaman rumput gajah.

Kades Mampir Asep Supini menjelaskan jika tenak bebek dan budidaya rumput gajah sangat cocok dilakukan di desanya. Sebanyak 2000 bebek pekik diternak dan hasilnya nanti akan diperjualbelikan agar bernilai ekonomis.

Bacaan Lainnya

“Kami sudah tau cara pengembangan dan pemasaran,” katanya.

Program ketahanan pangan ini selaras dengan Peraturan  Presiden No 104 tahun 2021 tentang rincian APBN tahun 2023. Di antaranya memerintahkan penggunaan dana desa tahun 2023 untuk mendukung program ketahanan pangan hewani.

Ternak bebek Peking dan Budidaya rumput Gajah di Desa Mampir sementara ini baru di kelola oleh 2 kelompok dengan memberdayakan masyarakat. Budidaya  rumput gajah  ditanamnya di luas lahan sekitar seluas 5000  meter.

“Untuk pangannya kita membuat dan mencari sendiri, selain meminimalisir budgeting juga berpeluang menambah penghasilan,” tambahnya.

“Kami berharap semoga program ketahanan pangan ternak bebek peking dan budidaya rumput gajah ini bisa sukses dan bermanfaat bagi masyarakat desa kami khususnya di bidang gizi dan bisa menaikkan ekonomi desa secara berkesinambungan,” tandasnya.

Reporter : Indriyani

Pos terkait