Ancam Keselamatan Pengendara, Jalan Alternatif Sentul Tertumpuk Tanah

BOGOR – Aktivitas tanah dari luar untuk pembangunan gudang di Desa Sentul, Kecamatan Babakan Madang mengakibatkan jalan alternatif Sentul tertutup tanah. Kondisi tersebut mengancam keselematan warga sekitar, terutama para pengendra yang melintasi jalan tersebut.

Salah satu pengendara kendaraan roda dua saat sedang berhenti di jalan raya alternatif Sentul yang ingin berangkat kerja untuk menuju ke arah Citeureup mengeluhkan banyaknya tanah di jalan raya alternatif Sentul tersebut.

Bacaan Lainnya

“Saya mau berangkat kerja bang ke Citeureup, ini lagi berhenti sebentar buat pakai helm dulu soalnya banyak banget debu dari tanah yang dijalan itu,” ujar Egi salah satu pengendara Kendaraan roda dua beberapa waktu lalu.

Dia mengatakan, antara jalan sudah menumpuk tanahnya dan jika musim hujan seperti saat ini turun akan mengakibatkan jalan ini licin.

“Ini kalau banyak tanah terus hujan bakal licin jalannya bang, rawan tergelincir kalau motor lewat mah apa lagi kalau hujan,” katanya.

Sementara yang menangani proyek pembangunan gudang tersebut Roni saat di konfirmasi terkait banyaknya tanah yang menutupi Jalan raya alternatif Sentul dan Jl. Rawa Haur.

“Ini untuk pembuatan gudang pak, dan baru berjalan 3 hari sih,” katanya.

Dan ia pun mengatakan bahwa yang melakukan pengerjaan saat ini adalah perataan dan tanah tersebut dibawa dari luar.

“Kita baru perataan aja sih sekarang mah, kalau tanahnya dari luar bang,”tuturnya.

Tambahnya ia menjelaskan jika pengerjaan tersebut diperkirakan berjalan satu bulan jika tidak terkendala hujan.

“Perkiraan 1 bulan si ini perataan tanahnya kalau misalkan gak hujan,”tukasnya.

Diketahui lokasi pengerjaan proyek untuk pembangunan tersebut berlokasi di Jl. Rasa Haur, Kp. Rawa Haur RT003/RW003 Desa Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Jawa Barat.

Reporter : Indiryani

Pos terkait